Selasa, 22 November 2011

Wanita Emang Hebat


Oleh-Oleh dari Asean Woman Expo 2011
“ sisi lain kehebatan wanita”

Berakhir sudah Asean Woman Expo pada tanggal 20 november setelah digelar selama empat hari mulai dari tanggal 17 November di Jakarta Convention Centre. Acara yang digagas oleg Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia ini.
Expo ini selain dihadiri oleh wanita-wanita hebat dari Indonesia yang menampilkan produk-produknya yang sangat variatif, juga dihadiri oleh wakil-wakil dari seluruh Negara Asean yang sudah tentu wanita semuanya.
Ada beberapa hal yang bisa menjadi pelajaran hidup selama saya menjadi host (pembawa acara) dalam Asean Woman Expo 2011. Pelajaran tersebut sudah barang tentu bukan Expo nya atau perhelatan acaranya, terserah sajalah itu mah.
Pelajaran yang bisa saya dapat adalah ketika begitu banyak wanita-wanita hebat di muka bumi ini yang ternyata sangat mampu bertahan dalam kondisi yang sangat sulit, bahkan masih mampu berkreatifitas ditengah berbagai macam keterbatasan.
Sebut saja Ibu Yuni dari porong Sidoarjo yang mampu menularkan kemampuannya kepada ibu-ibu disekitar rumahnya untuk bisa memanfaatkan waktunya demi sesuatu yang positif. Ibu Yuni mengolah limbah bungkus-bungkus plastic, mulai dari plastic kopi instan, mie instan dll menjadi sebuah produk yang cantik seperti tas, vas bunga, dompet . dengan ketekunan dan keuletannya akhirnya Ibu Yuni mampu membuktikan dan mengajak semua tetangganya untuk membuat kerajinan dari limbah tersebut dan hebatnya lagi sampai mampu membentuk koperasi.
Lain lagi dengan kisah Ibu Yulia ditengah kondisi suaminya yang terkena PHK, dan ketika di rumahnya hanya adda terigu dan gula. Lantas bu Yulia ini membuat brownies yang telornya dia pinjam dari tetangga. Hasil dari kue brownies buatannya dia bagikan juga kepada tetangganya yang meminjamkan telor tadi, dan hasilnya ternyata enak. Dari kisah itulah bu Yulia ini memberanikan diri membuat kue brownies yang dia jual ke sekolah-sekolah disekitar rumahnya.
Wanita hebat adalah wanita yang tidak hanya mengeluh ketika perekonomian serba kekurangan, disaat suami belum mampu menghidupi secara maksimal. Sudah bang tentu bukan pembenaran bagi suami untuk berleha-leha ketika istrinya  mempunyai penghasilan.
Wanita memang hebat, wanita memang ulet ketika kondisi menekan dia untuk tetap bertahan hidup. Sebuah pembelajaran yang sangat masuk ke dalam hati dan pikiran ketika wanita yang dianggap lemah dan hanya bergantung kepada suami ternyata mampu menerebos kesulitan dan hasilnya bukan hanya utuk keluarganya saja melainkan untuk wanita-wanita disekitarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar